وَمَا كَانَ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانُ أَن يُفْتَرَىٰ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَـٰكِن تَصْدِيقَ ٱلَّذِى بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ ٱلْكِتَـٰبِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Wa maa kaana haazal Quraanu ai yuftaraa min doonil laahi wa laakin tasdeeqal lazee baina yadaihi wa tafseelal Kitaabi laa raiba fee mir Rabbil 'aalameen
Tidaklah mungkin Al-Qur`ān ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al-Qur`ān itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya 1, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
This Qur'an could not have been invented by anyone other than God. It confirms what came before it and sets out the Scripture in detail — there is no doubt in it — from the Lord of all worlds.